BAZNAS RI Lakukan Survey Program Zmart di Kabupaten Pasuruan
BAZNAS RI Lakukan Survey Program Zmart di Kabupaten Pasuruan
19/08/2025 | IRA D.SPasuruan - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia melakukan kunjungan ke BAZNAS Kabupaten Pasuruan dalam rangka survey dan asesmen program Zmart. Kegiatan ini diselenggarakan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Yasini, Kabupaten Pasuruan, sebagai tindak lanjut dari launching program Zmart Pesantren yang berfokus pada pengembangan bantuan ekonomi bagi lembaga pesantren.
Melalui program ini, BAZNAS RI berupaya menghadirkan solusi pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan, khususnya dalam mendukung unit usaha yang telah berjalan di lingkungan pesantren.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Pasuruan yang diwakili oleh Wakil Ketua, Muhammad Mundzir, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan BAZNAS RI menjadikan Kabupaten Pasuruan sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program Zmart. Menurutnya, program ini akan membawa manfaat besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya komunitas pesantren.
“Terima kasih BAZNAS RI atas kunjungannya. Semoga dari hasil survey dan asesmen hari ini dapat diperoleh gambaran yang diharapkan sehingga program Zmart dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Muhammad Mundzir menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Pasuruan siap bersinergi dan berkolaborasi dengan BAZNAS RI, tidak hanya dalam pelaksanaan program Zmart, tetapi juga berbagai program pemberdayaan lainnya. “Kami berharap sinergi ini terus berkembang agar semakin banyak manfaat yang bisa dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan BAZNAS RI dari Divisi Ekonomi Perkotaan, Sondari, menjelaskan bahwa program Zmart tahun ini merupakan pengembangan dari tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya program Zmart difokuskan pada pemberdayaan toko kelontong, maka tahun ini orientasinya diarahkan pada penguatan ekonomi pesantren.
“Program Zmart tahun ini difokuskan untuk mendukung pengembangan usaha yang sudah berjalan di pesantren. Bantuan yang diberikan tidak dalam skala besar, melainkan bersifat stimulan agar unit usaha yang sudah ada dapat berkembang lebih baik,” ungkapnya.
Ia menambahkan, total bantuan yang akan diberikan sebesar Rp50 juta, dengan sasaran utama pengembangan usaha pesantren, bukan untuk mendirikan usaha baru. Oleh karena itu, evaluasi dan pendampingan akan terus dilakukan agar program dapat memberikan hasil yang berkelanjutan.
Kegiatan survey dan asesmen kali ini juga menekankan pada kesiapan administrasi dan kapasitas manajerial pesantren dalam mengelola unit usaha. Tim BAZNAS RI berkeliling untuk melihat secara langsung 20 unit usaha yang dikelola Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Yasini. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan keberhasilan program Zmart di Kabupaten Pasuruan, sekaligus mendorong pesantren menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
