Da'i di Wilayah Pelosok Gunung Bromo, Dapat Fasilitas Sepeda Motor
Da'i di Wilayah Pelosok Gunung Bromo, Dapat Fasilitas Sepeda Motor
20/01/2026 | GSBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasuruan terus menguatkan peran dakwah dan pembinaan keagamaan melalui program pengiriman da’i atau guru tugas ke wilayah-wilayah pelosok. Salah satu wilayah sasaran program tersebut adalah Kampung Sempol yang terletak di Dusun Wonokoyo, Desa Sedaeng, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Wilayah ini berada di lereng Gunung Bromo dan tergolong daerah terpencil dengan keterbatasan akses. Kondisi geografis Kampung Sempol ditandai oleh medan yang terjal, jalan sempit, serta kontur tanah yang naik turun. Akses menuju lokasi tersebut cukup sulit, di mana kendaraan roda empat umumnya sulit menjangkau wilayah ini, sementara kendaraan roda dua memerlukan keterampilan serta kehati-hatian ekstra untuk melintas.
Di tengah kondisi geografis yang menantang tersebut, BAZNAS Kabupaten Pasuruan menunjukkan komitmennya dalam memastikan layanan pembinaan keagamaan tetap hadir bagi masyarakat pelosok. Melalui program pengiriman da’i atau guru tugas, BAZNAS Kabupaten Pasuruan berupaya mendampingi masyarakat Kampung Sempol dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama Islam. Kehadiran guru tugas diharapkan dapat menjadi penguat nilai-nilai keislaman sekaligus pendamping spiritual bagi warga yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan dan pembinaan keagamaan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran pelaksanaan tugas di lapangan, BAZNAS Kabupaten Pasuruan memberikan fasilitas berupa satu unit sepeda motor kepada guru tugas yang bertugas di wilayah tersebut. Fasilitas ini disalurkan sebagai sarana penunjang mobilitas, mengingat kondisi geografis yang tidak memungkinkan untuk dijangkau secara efektif dengan berjalan kaki.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pasuruan, H. Abdullah Nasih Nasor, S.Pd.I, menjelaskan bahwa pemberian sepeda motor tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mendukung kinerja guru tugas di daerah terpencil. Menurutnya, sarana transportasi yang memadai sangat dibutuhkan agar guru tugas dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan berkelanjutan. Dengan dukungan tersebut, diharapkan proses pembinaan keagamaan dapat berjalan lebih optimal.
Sementara itu, guru tugas yang menerima bantuan fasilitas menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Pasuruan. Bantuan sepeda motor tersebut dinilai sangat membantu dalam menunjang aktivitas dakwah serta mempermudah mobilitas di wilayah dengan akses terbatas.
Program pengiriman guru tugas ke daerah pelosok ini menjadi wujud nyata kepedulian dan peran strategis BAZNAS Kabupaten Pasuruan dalam memperkuat pembinaan keagamaan. Melalui program ini, BAZNAS berharap dapat mendorong terwujudnya masyarakat yang religius dan memiliki pemahaman keislaman yang lebih baik, meskipun berada di wilayah terpencil.