Program RTLH Baznas
Dari Rumah Kayu Menjadi Hunian Layak, Kisah Bahagia Sutikno di Tutur
19/05/2026 | GSPasuruan, 19 Mei 2026 — Kebahagiaan kini dirasakan Sutikno, warga Dusun Kadipaten, Desa Tutur, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah sederhana berdinding kayu dengan kondisi yang kurang layak, kini dirinya dapat menempati rumah yang lebih aman dan nyaman berkat bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Pasuruansebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal layak huni.
Rumah milik Sutikno yang sebelumnya hanya berdinding kayu kini telah berubah menjadi hunian yang lebih kokoh, bersih, dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga. Program RTLH ini menjadi salah satu upaya BAZNAS dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pasuruan, H. Abdullah Nasih Nasor, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Pasuruan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Program ini merupakan bentuk sinergi antara BAZNAS Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Pasuruan melalui program RTLH. Ini juga menjadi bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan rumah layak huni,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program-program sosial seperti RTLH dapat terus berjalan berkat dukungan para muzakki yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Pasuruan.
“Semakin banyak muzakki yang berdonasi melalui BAZNAS Kabupaten Pasuruan, maka semakin banyak masyarakat yang dapat dibantu. Dana yang dititipkan para muzakki menjadi harapan bagi warga yang membutuhkan,” tambahnya.
Ia berharap bantuan rumah layak huni tersebut dapat memberikan manfaat bagi Sutikno dan keluarganya, sehingga dapat menjalani kehidupan dengan lebih nyaman, aman, dan penuh semangat baru.